'Varuna' Taman Safari Bali Grand Launching, Hadirkan Teatrikal Bawah Laut Spektakuler

Sabtu, 24 Februari 2024 : 08.11

Hidangan menu pilihan di depan panggung Varuna di Taman Safari Bali. (Dok. TSB) 

INIBALI.COM - 
Taman Safari Bali melakukan grand launching pertunjukan teatrikal bawah air pertama di Indonesia yang spektakuler, Varuna, pada Minggu 25 Februari 2024.

Pertunjukan yang menghadirkan teknologi terkini ini mengajak pengunjung mengikuti perjalanan imersif yang memadukan kisah bawah air dan pertunjukan memukau sembari menikmati hidangan lezat dalam satu atmosfer eksotis di Taman Safari Bali.

Varuna, telah soft launching 20 Desember 2023 lalu, selain menyajikan pertunjukan spektakuler juga memanifestasikan kreativitas dan komitmen Taman Safari Bali untuk menyuguhkan pengalaman yang luar biasa bagi pengunjung dari berbagai penjuru dunia.

Ini adalah langkah besar dalam dunia hiburan dan pariwisata, menetapkan standar baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Alexander Zulkarnain, Vice President Media Event & Digital Taman Safari Indonesia mengatakan Bali merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia karena keindahan lautnya, pada 2023 saja sudah lebih dari 4,5 juta wisatawan yang datang ke Bali.

“Taman Safari Bali ingin mengemas keindahan bawah laut Bali lewat Varuna yang menawarkan pengalaman bersantap sambil menyaksikan pertunjukan teatrikal bawah air pertama di Indonesia bagi wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Alexander, dikutip dari rilis, Jumat 23 Februari 2024.

Varuna yang berlokasi di Taman Safari Bali ini terletak di Kabupaten Gianyar, Bali. Taman satwa ini seluas 50 hektar dan menampung lebih dari 2.500 hewan dari berbagai belahan dunia.

Di Varuna, para tamu akan diajak untuk merasakan sebuah petualangan sensorik, dengan menyantap hidangan lezat sambil menyaksikan pertunjukan yang memesona.

Narasi Varuna digambarkan secara apik melalui perpaduan menawan antara animasi potongan kertas, pedalangan, dan pertunjukan yang memikat dari penasihat teknikal kenamaan dunia Peter Wilson.

Sebagai pertunjukan kelas dunia, Varuna mengintegrasikan upaya keberlanjutan dan konservasi kehidupan laut dalam seluruh pertunjukannya dalam sebuah panggung seluas 122 meter persegi.

Kata dia teknologi dan pertunjukan yang ditampilkan selalu terlebih dahulu memperhatikan keadaan serta kelestarian satwa di sekitarnya.

Salah satu adegan dalam kisah Varuna di Taman Safari Bali.


Alexander menjelaskan potensi wisata bali yang luar biasa tak hanya terletak pada alamnya yang indah, melalui Varuna kami menawarkan pengalaman yang tak terlupakan dengan atraksi berkelas internasional memadukan pertunjukan bawah air dengan mermaid, teatrikal berpadu dengan kearifan lokal yang akan menarik wisatawan dalam dan luar negeri.

Varuna dihadirkan untuk memberikan nilai tambah bagi pariwisata Bali sehingga menarik perhatian dunia internasional, sebuah destinasi atraksi wisata yang menarik kunjungan wisatawan asing ke Bali yang tahun ini ditargetkan sebanyak 7 juta orang, Varuna menjadi pilihan utama wisatawan domestik dan asing diluar dari tempat wisata alam dan beach club yang saat ini menjadi andalan di Bali.

“Varuna menjadi simbol bahwa Indonesia bisa memiliki atraksi wisata dipadu dengan pengalaman gastronomi berkelas dunia.” tutur Alex.

Hans Manansang, Direktur Marketing Taman Safari Indonesia Group mengatakan pertunjukan Varuna diperkaya dengan kekayaan budaya Bali melalui kerja sama dengan seniman lokal dan internasional terkemuka.

“Kami telah bekerja sama dengan beberapa seniman ternama di Bali untuk membawa nuansa Bali yang telah terkenal di dunia, sehingga harapan kami Varuna dapat menjadi tolak ukur pertunjukan kelas dunia di Indonesia,” kata hans.

The Exciting Marine Bali akan menjadi kompleks wisata bawah air kelas internasional sehingga bisa menarik wisatawan mancanegara dan menjadi atraksi wisata yang ditunggu sekaligus tempat edukasi marine life.

“Kehadiran Varuna diharapkan dapat menjadi kick-off yang baik sebelum pembukaan The Exciting Marine Safari Bali di tahun 2024 nanti dan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Taman Safari Bali,” kata Hans.***