Presiden Jokowi Optimistis Ekonomi Indonesia Tahun 2024 Tumbuh Baik

Selasa, 20 Februari 2024 : 19.30

 

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2024, Jakarta, pada Selasa (20/2/24).

INIBALI.COM - Presiden Joko Widodo menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024. Dalam sambutannya pada Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2024 di Jakarta, Presiden mengungkapkan bahwa ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh sebesar 5,05 persen dengan inflasi terkendali pada 2,57 persen. 

Cadangan devisa mencapai USD145 miliar, dan neraca dagang surplus sebesar USD36 miliar atau sekitar Rp570 triliun. Meskipun demikian, Presiden memperingatkan terhadap pergerakan cepat ekonomi global dan disrupsi teknologi yang masif.

“Ekonomi indonesia juga tumbuh masih sangat baik yaitu 5,05 persen, inflasi juga terkendali terjaga di 2,57 persen, cadangan devisa kita masih di USD145 billion, neraca dagang kita juga surplus USD36 billion atau kira-kira Rp570 triliun, current account deficit kita juga surplus di 0,16 persen. Saya kira angka-angka seperti ini yang harusnya kita optimis terhadap ekonomi Indonesia di tahun 2024,” ujar Presiden, Selasa (20/2/24).

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga ekonomi agar inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat tingkat inklusi dan literasi keuangan. Dia mendorong pengembangan UMKM melalui perbankan dan asuransi, dengan mencatat bahwa kredit perbankan untuk UMKM masih rendah, yaitu 19 persen.

“Kredit perbankan untuk UMKM saat ini masih di angka 19 persen ini perlu sebuah trobosan, perlu sebuah strategi agar ada peningkatan kredit perbankan terhadap UMKM sehingga kita bisa melihat UMKM kita tumbuh dengan baik,” ucapnya.(nik)