Yudha Bantono Lelang Amal Barang Koleksi untuk Warga Terdampak Covid-19

Rabu, 15 April 2020 : 14.11


Lima barang koleksi yang telah dilelang Yudha Bantono.

DENPASAR (inibali.com): Imbauan pemerintah untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah pada masa pandemi covid-19 ini ternyata juga mendorong kembalinya sejumlah hakikat kemanusiaan seperti pentingnya merawat rasa, empati, dan gotong royong yang telah lama menjadi ikon bangsa yang dirintis para pendahulu.

Paling tidak, hal ini telah ditunjukkan oleh sejumlah relawan, sekelompok dermawan, dan komunitas yang bergerak untuk mengumpulkan dana untuk membantu sesama. Modelnya pun bermacam-macam, ada yang secara konvensional mengumpulkan bantuan, transfer via bank, hingga yang menggunakan aplikasi pengumpulan dana (crowdfunding).

Aktivis penggerak seni budaya Yudha Bantono mengumpulkan dana melalui lelang amal di akun Facebook yang sebagian keuntungannya digunakan untuk kegiatan solidaritas bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19.

“Awalnya ingin mengisi waktu karena lama di rumah dengan kegiatan yang bermakna. Saya memulainya dengan lelang barang koleksi melalui Facebook,” katanya, Rabu (15/4/2019).

Pegiat seni dan budaya Drh. Yudha Bantono

Dokter hewan yang dikenal mengelola berbagai kegiatan seni budaya ini mulai dengan lot pertama yang menawarkan teko birit kuno dengan harga awal Rp15 ribu. Lelang yang digelar sekitar 15 jam ini diikuti belasan ‘bidder’ yang akhirnya dimenangkan Angga Diputra dengan tawaran akhir Rp126 ribu pada Senin (13/4/2020) malam.

Yudha mengatakan setelah dipotong 50%, dana akan disumbangkan melalui Gek Ami yang menjadi bendahara Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Komunitas penggemar mobil kuno ini juga mengumpulkan sumbangan dengan berbagai cara yang hasilnya disalurkan dalam bentuk masker, handsanitizer, sembako, dan keperluan lain bagi warga yang terdampak wabah corona.

Hingga Selasa (14/4/2020) malam, Yudha telah berhasil melelang koleksi lainnya seperti kotak korek api, piringan hitam The Beatles, Diecast Jeep Willys, dan sebuah lukisan karya Nyoman Sujana Kenyem.

Beberapa penawar tertinggi yang memenangkan lelang tersebut adalah tokoh pengusaha pariwisata asal Sanur Ida Bagus Gede Sudharta Putra yang mendapatkan koleksi kotak korek api antik dan arsitek Popo Danes mendapatkan vinyl The Beatles.

Sedangkan diecast jeep Willys dimenangkan oleh pengusaha Jos Darmawan dan arsitek Kadek Dwi Armika berhasil mengoleksi lukisan karya Nyoman Sujana Kenyem.

Nyoman Sujana Kenyem

Yudha mengatakan ingin mengajak teman dan kerabat dalam jejaring media sosial untuk mengikhlaskan koleksi maupun properti untuk diikutkan dalam lelang amal solidaritas covid-19 ini.

“Bukan soal besarnya dana, tetapi bagaimana menumbuhkan semangat berbagai dan ikut merasakan penderitaan mereka yang terkena dampak covid-19 ini,” ujarnya. Ia akan memulai lelang kembali pada 18 April 2020 mendatang.

Selain itu, mengikuti jalannya lelang melalui akun Facebook Yudha Bantono sungguh asyik, untuk mengisi waktu bagi mereka yang tinggal di rumah (#stayathome) seraya berbuat baik bagi sesama.

Pengusaha yang juga penggemar mobil kuno Jos Dharmawan mengatakan sungguh luar biasa apa yang dilakukan Yudha Bantono pada masa-masa sulit saat ini.

“Kita semua pasti dalam kondisi galau, kondisi yang kurang baik bahkan kekurangan karena segala usaha sedang stop. Tapi begitu mulia Pak Yudha melelang barang hobi buat kemanusiaan. Salut Pak Yudha. Ayo ikut berbuat dan berbagi,” ajaknya seperti ditulis dalam komen di akun Facebook.

Perupa Nyoman Sujana Kenyem mengatakan sangat antusias ketika dihubugi Yudha Bantono untuk berpartisipasi dalam lelang ini. Meskipun dalam kondisi sulit, Kenyem yang mengaku telah sebulan #stayathome ingin berbagai seraya berharap wabah covid-19 cepat berlalu.

“Selain tetap berkreativitas, dalam suasana keprihatinan bangsa seperti saat ini, saya ingin ikut terlibat dalam upaya-upaya penanggulangan dampak wabah yang memukul berbagai lapisan masyarakat,” ujarnya.(wan)