Seminar Kelas Partisiatif Era Digital 4.0, Ini yang Ditawarkan Pusdiklat Indonesia Emas

Selasa, 24 Maret 2020 : 10.18


DENPASAR (inibali.com): Saat ini kita telah memasuki gegap gempita Era Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan percepatan era digital yang begitu dahsyat.

Profesor Klaus Schwab yang pertama kali memperkenalkan Revolusi Industri 4.0 menjelaskan empat gelombang revolusi yang telah terjadi yakni pertama penemuan mein uap, kedua elektrifikasi, ketiga penggunaan komputer, dan keempat revolusi era digital.

Fenomena yang mungkin bakal terjadi ke depan, beberapa profesi seperti teller bank, analis kredit, agen asuransi, kasir, resepsionis, les privat, akan berangsur hilang dan digantikan ponsel pintar. Akibatnya, berimbas pula terhadap pola pendidikan yang berkembang mengakomodasi tantangan tersebut serta menyulapnya menjadi peluang.

Ketua LDP Pusdiklat Indonesia Emas Ni Made Yunig Sari Parwati, M.Pd. mengatakan di tengah dunia yang berfokus pada Industri 4.0 (penggunaan teknologi, data, dan otomatisasi), terdapat sentuhan humanisme seperti dalam Society 5.0 yang akan menjadi modal dasar konsep pendidikan dewasa ini.

"Pendidikan dengan tingkat partisipatif digital adalah salah satu jawabannya,” katanya Selasa (24/3/2020).

Menurut dia teknologi dapat dikolaborasikan dengan kompetensi guru demi mengkontruksi alam pengetahuan dan keilmuan siswa. Kompetensi guru yang wajib dimiliki, pendidikan berbasis internet, sikap enterpreneurship terhadap teknologi, wawasan global, prediksi masa depan, pemahaman psikologi pendidikan, menciptakan SDM yang berkualitas dan mampu berpikir kritis dan kontruktif, cara guru mengajar dan siswa belajar yang fleksibel.

“Tenaga pendidik kita perlu memiliki kiat-kiat dalam membangun kelas aktif partisipatif di era digital," ujarnya.

Dia pun menawarkan seminar kelas partisipatif digital di era technology 4.0 pada Selasa 5 Mei 2020 yang dapat diikuti oleh para peminat. Informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui WA 0822 1999 5887.

Ia mengajak menjadi tenaga pendidik yang memiliki membangun kelas partisipatif digital di era technology 4.0 bersama Lembaga Diklat Profesi (LDP) Pusdiklat Indonesia Mas yang berkolaborasi dengan LSP SMK Penerbangan Cakra Nusantara. Ini merupakan lembaga sertifikasi profesi resmi dengan  lisensi nomor: KEP.0078/BNSP/I/2020 dari BNSP Republik Indonesia, bernaung di  SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang telah terakreditasi A (Unggul) dan memiliki reputasi baik.

Para alumni tercatat memiliki kompetensi, berdaya saing tinggi, berkarakter, dan berintegritas. SMK Penerbangan Cakra Nusantara  juga telah membuka Penerimaan Siswa Baru TP 2020/2021 untuk dididik menjadi pemenang di era industri 4.0 dan society 5.0, dapat menghubungi nomor pendaftaran 03614742600 atau 081237098090 kunjungi website www.smkpenerbangan.sch.id
(prw)