Di Ajang SVF XIV, Santrian Regatta 2019 Bangkitkan Olah Raga Air

Jumat, 23 Agustus 2019 : 08.31


DENPASAR (inibali.com)--Kejuaran perahu layar dan selancar angin, Santrian Regatta 2019, hadir untuk ketiga kali menyemarakkan Sanur Village Festival.

Santrian Regatta 2019 telah mengalami peningkatan dalam cabang lomba yang dikompetisikan. Pada Santrian Regatta 2018 yang dulu hanya dilombakan dua cabang yakni  perahu layar Hobiecat 16 Race dan Optimist Sailing Race, kini ditambah satu cabang yakni Windsurfing Competition atau kompetisi selancar angin.

Santrian Regatta 2019 untuk cabang Hobiecat 16 Race diikuti 16 peserta, Optimist Sailing Race diikuti 8 peserta dan windsurfing competition diikuti 8 peserta. Peserta dari lokal dan nasional, serta dari mancanegara yakni Amerika Serikat, Italia dan Polandia. Mereka saling berebut untuk mendapatkan posisi juara.

Mengambil jarak tempuh kurang lebih 4 kilometer dengan start di pantai Puri Santrian menuju pantai Inna Grand Bali Beach dan kembali lagi menuju start point sebagai garis finish. Kompetisi Santrian Regatta yang didukung penuh Bank BNI dan Bank Mandiri ini mulai digelar Kamis (22/8/2019) hingga Sabtu (24/8/2019).

Penggagas Santrian Regatta Ida Bagus Ngurah Kumbayana melepas keberangkatan start perahu layar dua nomor yang dikompetisikan pada Kamis pagi. Sebelum mengibarkan bendera start, Gus Ngurah sapaan akrab Managing Director Santrian Group sekaligus pemilik Puri Santrian a Beach Resort & Spa ini mengatakan kompetisi ini selain mendukung Sanur Village Festival juga untuk menjaring bibit atlet sailing maupun windsurfing dari Bali, khususnya Sanur.

Kata dia Sanur telah mencatatkan peristiwa penting bagi eksistensi olah raga air dan melahirkan atlet berkaliber nasional maupun internasional. Sebut saja Oka Sulaksana yang telah berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia yang meniti karir dari Pantai Sanur.

“Santrian Regatta akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi program unggulan Sanur Village Festival serta agenda olah raga air Provinsi Bali maupun Indonesia, bahkan bila mungkin internasional,” tambahnya.

Koordinator Sanur Regatta 2019 A.A.B. Dinata Kusuma mengatakan dalam hari pertama kejuaraan cuaca bagus dan sangat mendukung. Pada hari pertama dilaksanakan kompetisi Hobiecat dan Optimist untuk Race Marathon dan Course Race. Sedangkan hari kedua, Jumat, masih di kompetisi Hobiecat dan Optimist untuk kompetisi Course Race. Sedangkan dipengujung Santrian Regatta 2019 akan dikompetisikan windsurfing.


Kiki sapaan akrab Dinata Kusuma yang juga Director Bali Surf and Sail menambahkan pelaksanaan Santrian Regatta dapat menjadi tolak ukur olah raga ini sangat diminati para atlet junior yang ingin belajar, berikut pula para wisatawan yang memiliki hobi serta kemampuan berlayar.

Ketua Umum Sanur Village Festival Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan festival yang telah berlangsung 14 tahun itu telah mewadahi berbagai macam olah raga air di antaranya Surfing Competition, Kite Surfing dan sekarang sedang berlangsung Santrian Regatta.

“Kami sangat mengapresiasi tinggi Puri Santrian yang telah menggagas kompetisi ini dan semoga kerjasama ini akan terus berlanjut untuk Santrian Regatta 2020 dan seterusnya,” ujarnya.

Sejak dilepas pukul 10 pagi, terlihat persaingan sangat ketat menuju laga final. Atlit-atlit yang ambil bagian di dua kelas sailing competition tidak menyia-nyiakan peluang yang sama-sama besar untuk mendapat tiket menuju babak berikutnya besok (23/8) masih di tempat yang sama di Pantai Puri Santrian Sanur.(hab)