Atraksi Wisata Baru di The Nusa Dua, ITDC Hadirkan Bebalihan

Kamis, 24 Januari 2019 : 22.07

NUSA DUA (inibali.com)—Atraksi baru "Bebalihan: The Enchantment of Bali" dihadirkan di kawasan wisata terpadu The Nusa Dua untuk menarik kunjungan wisatan mancanegara.

Direktur Konstruksi dan Operasional Indonesia Tourism Development Corporation  (ITDC) Ngurah Wirawan mengatakan atraksi wisata budaya ini diselenggarakan untuk menambah daya pikat The Nusa Dua sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan ke destinasi tersebut.

ITDC sebagai pengelola The Nusa Dua melakukan sejumlah terobosan baik promosi, layanan, dan atraksi baru.

"Atraksi baru ini untuk menambah daya tarik agar wisatawan semakin banyak datang dan betah tinggal di Nusa Dua,” katanya, Kamis (24/1/2019).

Menurut Wirawan atraksi baru ini merupakan sebuah aktivitas seni pertunjukan berlatar belakang budaya asli Bali yang dikemas menarik di lokasi 5 rumah ibadah Puja Mandala, sebagai wujud keharmonisan kerukunan umat beragama yang berlandaskan Tri Hita Karana (THK). 

Pagelaran ini diluncurkan Kamis (24/1/2019) sore di Wantilan Pura Jagatnatha, Puja Mandala, The Nusa Dua. Sejumlah wisatawan domestik dan mancanegara menyaksikan pertunjukan ini.

Bebalihan berasal dari kata ‘balih-balihan’ yakni tarian yang diperuntukkan sebagai hiburan dan tontonan bagi wisatawan, yang tidak termasuk sakral, tetapi tetap memiliki unsur dasar seni tari Bali yang luhur. The Enchantment of Bali yang digunakan sebagai ‘tagline’ menggambarkan unsur keindahan dan pesona seni budaya Bali.

Wirawan menyebut pagelaran ini menampilkan sentuhan seni tari asli Bali dengan alunan gamelan Bali yang diharapkan menjadi pesona baru di kawasan ini.

Sejumlah tari bali yang akan dipertunjukkan dalam program ini di antaranya tari pendet, tari barong, dan tari legong.

The Nusa Dua menggandeng Sanggar Asti Pradnyaswari untuk mewujudkan pergelaran ‘Bebalihan’. Sanggar ini merupakan kelompok seni asli dari Nusa Dua yang bergerak di bidang seni pertunjukan kontemporer, nusantara, tradisi Bali, kreasi dan modern dengan mengutamakan kualitas dan profesionalisme dalam mengembangkan community based tourism.

Pergelaran nyang dimaksudkan juga untuk pelestarian seni dan budaya Bali ini akan digelar setiap Selasa dan Kamis pukul 16.00 sampai selesai sepanjang tahun 2019, bertempat di Puja Mandala, the Nusa Dua. (wan)