Ubud Village Jazz Festival 2018, Sajikan Kolaborasi Musisi Lintas Generasi

Jumat, 27 Juli 2018 : 10.31

DENPASAR (inibali.com)— Ubud Village Jazz Festival 2018 bakal menampilkan musisi dunia di antaranya Benny Green Trio, pianis straight-ahead modern jazz yang bermain dengan penuh keindahan dan kedalaman.

Co-Founder Ubud Village Jazz Festival (UVJF) Yuri Mahatma mengatakan ingin menampilkan musisi dari dalam dan luar negeri dari berbagai lintas generasi.

“Interaksi antarmusisi tersebut diharapkan membangun semangat dan atmosfer festival yang semakin menginspirasi generasi penerus,” katanya, Kamis (26/7/2018).

Yuri menjelaskan kehadiran Benny Green Trio tahun ini sangat spesial. Pianis yang amat disegani ini adalah satu dari sedikit musisi jazz sarat pengalaman dan yang masih mengalami langsung belajar, berinteraksi dan berkolaborasi dengan raksasa jazz dunia seperti Oscar Peterson, vokalis jazz Betty Carter, drummer legendaris Art Blakey, dan mahaguru dari seluruh pemain bass era modern Ray Brown.

Sejak 1990 Benny sudah merilis 7 album di bawah label Blue Note. Tak terhitung peghargaan bergengsi yang telah diperoleh. "Tidak ada seorangpun yang dapat memainkan piano Straight-ahead modern jazz dengan keindahan dan kedalaman seperti Benny Green," kata Yuri menirukan apa yang kerap diutarakan kritikus jazz dunia.

Kata dia musisi Tanah Air di antaranya akan tampil pianis latin jazz Nita Aartsen yang baru saja kembali dari tour Eropa. Ia akan berkolaborasi dengan drummer asal Belanda, Olaf Keus dan Dian Pratiwi (vocal), Ito Kurdhi basis andal dari Bali, serta Ade Irawan, pianis tunanetra genius yang telah diakui oleh khalayak jazz dunia.

“Mereka akan tampil berkolaborasi dengan musisi-musisi jazz dari berbagai belahan dunia, termasuk dengan Idang Rasjidi Syndicate, pianis dan entertainer sejati yang selalu bermain energik,” ujarnya.

Sedangkan musisi dari mancanegara lainnya adalah A-Fuzz, band jazz dari Korea Selatan yang beranggotakan 4 perempuan. Dari Autralia ada Emilia Schnall, seorang vokalis, pianis dan komposer.

Kemudian Gerard Kleijn, salah seorang trumpetis bersama Judith Nijland vokalis –keduanya asal Belanda—bakal berkolaborasi dengan Astrid Sulaiman Trio, dijadwalkan membawakan sejumlah aransemen dari album ‘Jazz Tribute to ABBA.

Insula, sebuah group world-jazz-fusion yang didatangkan khusus oleh Lembaga Kebudayaan Prancis (Institut Francais), disusul penampilan Triple Ace-Colours in jazz dari Vienna, Austria. Ada pula Sebastian Gramms, pemain kontra bass legendaris asal Jerman yang akan membawa music project Fossile 3.

Selama dua hari, UVJF menyajikan 20 pertunjukan berbeda yang menampilkan musisi jazz Indonesia serta dari Belanda, Korea Selatan, Australia, Prancis, Austria, dan Jerman.(Bisnis.com/wan)