ITDC Jamu Duta Besar dan Perwakilan Negara Sahabat pada Gala Dinner “Ambassador’s Outing to Bali” 

Minggu, 25 Februari 2018 : 12.17

Wakil Menteri Luar Negeri RI Abdurrachman Fachir bersama Dirut ITDC, Abdulbar M. Mansoer serta sejumlah tokoh penting ketika membuka jamuan makan malam dengan para duta besar di Lapangan Peninsula, Sabtu (24/2/2018)

MANGUPURA (inibali.com) - Pariwisata Bali perlu dukungan para duta besar negara sahabat  dalam ikut mempromosikan pariwisata Bali pascaerupsi Gunung Agung. Wakil Menteri Luar Negeri RI Abdurrachman Fachir menyampaikan harapannya kepada 100 delegasi yang terdiri dari 60 embassy dari 38 negara dan 4 institusi internasional negara sahabat , Sabtu (24/2/2018).

"Kami memanfaatkan para duta besar untuk melihat sendiri dan menyebarkan informasi yang benar tentang Bali," kata Wakil Menteri Luar Negeri RI Abdurrachman Fachir dalam gala dinner perayaan Tahun Baru Cina Imlek bertajuk "Sincia with Love" di Pulau Peninsula.

Menurut Fachir, kehadiran para duta besar yang diundang khusus berlibur di Bali itu diharapkan dapat meredam informasi tidak benar terkait Pulau Dewata yang sempat membuat kunjungan wisatawan mancanegara menurun pascaerupsi Gunung Agung. Ia juga mengharapkan dokumentasi para diplomat perwakilan mancanegara itu dalam bentuk foto atau video selama berlibur di Bali juga menyebar atau menjadi viral di media sosial seperti instagram, twitter atau situs laman perwakilan negara bersangkutan. 

Selama berlibur di Bali, para duta besar bersama istri, keluarga atau pendamping itu diajak berwisata di antaranya menikmati "ring of fire tour" di Tirta Gangga dan Pura Besakih di Karangasem, Kintamani Bangli dan Tegalalang Gianyar, bermain golf, spa serta mengunjungi destinasi menarik lainnya di kawasan Nusa Dua. "Kami isi hanya beberapa kegiatan tetapi dengan informasi yang diberikan oleh mereka sendiri datang ke Bali itu ada pengaruh yang besar," ucap Fachir.

Sementara itu pada hari kedua mereka berada di Bali, para duta besar tersebut disuguhkan seni dan budaya Bali sebelum menikmati sajian kuliner Indonesia dalam makan malam khusus tersebut. Rangkaian jamuan dalam tur diplomasi wisata itu digelar Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai bagian dari Festival Tahun Baru Cina yang diselenggarakan untuk mendukung pemulihan pariwisata Bali dan mempromosikan kawasan pariwisata Nusa Dua.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan setelah mengikuti serangkaian acara di Bali para delegasi tersebut diharapkan dapat merekomendasikan Pulau Dewata sebagai tujuan wisata yang aman dan mengesankan.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa Bali dan kawasan ini sangat aman dan siap untuk dikunjungi setiap saat oleh wisatawan,” katanya.

Gala dinner bertajuk ‘Sincia with Love’ –salah satu acara Festival Imlek– dihadiri sekitar 100 orang terdiri dari duta besar atau perwakilan 38 negara sahabat dan 4 institusi internasional. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Diplomatic Tour Ambassador’s Outing to Bali.

Diplomatic Tour Ambassador’s Outing to Bali diselenggarakan untuk mendukung program Bali Recovery yang digagas oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Provinsi Bali, dan Bali Tourism Board . Kegiatan ini bertujuan untuk memperlihatkan secara langsung situasi pariwisata di tengah-tengah peristiwa erupsi Gunung Agung.

Kegiatan yang dilakukan di antaranya Welcome Dinner di Taman Bhagawan (23/2), "Ring of Fire Tour" ke Tirta Gangga, Kintamani dan Tegalalang (24/2), “Sincia With Love” Gala Dinner di Pulau Peninsula The Nusa Dua (24/2). Minggu (25/2) pagi dilaksanakan dengan Sunday Morning Golf di Bali National Golf Club, Spa di M Spa serta kegiatan lain di Museum Pasifika dan Bali Collection. The Nusa Dua menjadi pusat kegiatan ini melalui penyediaan akomodasi bagi seluruh peserta.

The Nusa Dua –kawasan pariwisata yang dikelola ITDC-- memiliki jarak tempuh berkisar 80-90 km dari Gunung Agung dan selama ini tidak terkena dampak fisik dari erupsi Gunung Agung. Kendati mengalami penurunan kunjungan wisatawan pada tiga bulan terakhir 2017, The Nusa Dua tetap mencatat peningkatan kunjungan jika dibandingkan dengan 2016.

Pada Oktober 2018 The Nusa Dua akan menjadi tuan rumah IMF-World Bank Meeting. Selain itu tahun ini ITDC telah menyiapkan serangkaian aktivitas untuk mendukung pariwisata Bali sekaligus mempromosikan The Nusa Dua sebagai pilihan destinasi melalui serangkaian acara seperti Bali Blues Festival pada Mei, Nusa Dua Light Festival pada Juni-Juli, Nusa Dua Fiesta pada Oktober, dan kegiatan lain. *