Akhir Tahun Okupansi Hotel Bali Selatan Lampaui 80 Persen

Jumat, 29 Desember 2017 : 20.25


MANGUPURA (inibali.com) - Mendekati moment pergantian tahun, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali mulai meningkat. Dari data yang dirangkum dilapangan, tingkat hunian hotel (occupancy) di kawasan Kuta dan Nusa Dua mencapai lebih dari 80 persen. 

Market wisatawan masih didominasi oleh wisatawan domestik dan asia. Grafik kenaikan tersebut diketahui terjadi mulai dari tanggak 20 Desember sampai 23 Desember, yang mana rata-rata occupancy berada di atas 75 persen, dan pada tanggal 24 Desember naik menjadi diatas 85 persen.

Jumlah kunjungan wisatawan di kawasan elit The Nusa Dua juga terus meningkan. Diakui memang okupansi sempat mencapai level terendah pada minggu pertama Desember. "Pada Tanggal 25 Desember atau pas Natal okupansi di level 61 persen. Sementara pada Tanggal 26 okupansinya naik lagi hingga di 72 persen. Bahkan pada 29 Desember ini okupansi di tempat saya menginap di Nusa Dua mencapai 90 persen," ujar Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC, Jatmiko K. Santosa.

Dikatakan, kampanya Bali aman yg dilakukan di semua lini masyarakat dan kunjungan Presiden RI Jokowi ke Pantai Kuta menjadi moment meningkatnya kunjungan "Gongnya adalah kunjungan Presiden ke Bali kemarin dan jalan-jalan di Kuta berhasil menciptakan rasa aman yg cukup bagi wisatawan untuk datang, meski belum sepenuhnya normal ya," ujarnya.
Sementara dari data Posko Terpadu Monitoring Angkutan Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru 2018 di Bandara Ngurah Rai, sampai tanggal 28 Desember traffic penumpang mencapai 599.476. Pertumbuhan penumpang tahun ini masih minus 6,56 persen dibanding tahun lalu atau 641.537. Dimana rata-rata penumpang perhari sebanyak 57.897 atau lebih rendah 2,2r dari tahun 2016 yaitu 59.226

Kedatangan penumpang domestik lebih mendominasi yaitu 17.213 dibandingkan kedatangan penumpang internasional 15.156. Kendati demikian, jumlah wisatawan asing yang berlibur di Bali dipastikan lebih lama dibandingkan internasional. Hal tersebut terlihat dari jumlah keberangkatan penumpang internasional yaitu 11.166, lebih rendah dari keberangkatan domestik 14.362. (*)