Dukung Wisata Kesehatan, Investor Jerman Jajaki Bangun RS di Bali

Minggu, 12 November 2017 : 18.49

Ilustrasi (Foto: RSBM)
DENPASAR (inibali.com)—Sejumlah pengusaha Jerman menyampaikan keseriusannya untuk membangun fasilitas perawatan kesehatan dan pendidikan kesehatan di Bali.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan delegasi pengusaha Jerman di Kantor Kadin Provinsi Bali, Jumat (10/11/2017). Rombongan yang dipimpin Deputy Managing Director Ekonid Martin Krummeck itu berdialog dengan pebisnis lokal bersama Ketua Umum Kadin Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra.

Alit mengatakan enam pengusaha Jerman yang hadir serius ingin membangun rumah sakit bertaraf internasional dan membantu meningkatkan pendidikan pelayanan kesehatan di Bali.

Kata dia investor Jerman bakal bermitra dengan pengusaha lokal untuk mewujudkan berbagai program investasi dan kerja sama. Kedua pihak bersiap menindaklanjuti dengan penawaran berbagai potensi yang bisa digarap secara sinergi.

Untuk rumah sakit, kata Alit, diinginkan lokasi yang dekat pantai atau di daerah pegunungan. Rumah sakit yang akan dibangun, terutama ditujukan untuk keperluan perawatan para lanjut usia dan wisatawan mancanegara.

Sedangkan untuk pendidikan kesehatan, Jerman akan memfasilitasi pertukaran tenaga medis baik perawat maupun dokter untuk pelatihan ke Jerman. Selain itu juga akan dihadirkan para pengajar kesehatan Jerman ke Bali untuk berbagai pengalaman kepada tenaga medis setempat.

Kata Alit rombongan Kadin Jerman ini juga melakukan peninjauan ke RS Sanglah Denpasar untuk melihat dari dekat fasilitas dan layanan kesehatan yang tersedia. Selain itu, bersama Inkindo sepakat mengerjakan penambahan fasilitas merdis di RS Mangusadha, milik Pemkab Badung.

“Paling lambat tahun depan mereka akan memulai kegiatan investasi dan kami berharap bisa mendorong Bali menjadi destinasi baru bagi wisata kesehatan,” katanya.(wan)