Denpasar Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Damakesmas

Senin, 27 November 2017 : 08.11

(Foto: Humas Pemkot Denpasar)
DENPASAR (inibali.com)—Pemkot Denpasar terus berupaya mendorong layanan kepada masyarakat terutama di bidang kesehatan melalui program Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat atau Damakesmas.

Wali Kota Denpasar Ida bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan program ini merupakan inovasi pelayanan kesehatan masyarakat untuk mendukung Padmaksara No 6 yakni mewujudkan pelayanan prima berlandaskan Sewaka Dharma dan meningkatkan akses, kapasitas, kualitas kesehatan dan Pembangunan Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

“Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat,” tegasnya akhir pekan lalu.

Menurut Rai Mantra ruang lingkup Damakesmas meliputi pelayanan gawat darurat terpadu sehari-hari yang kegiatannya adalah pelayanan prarumah sakit (Prehospital medical services system).

Kegiatan ini dilayani 2 PSC dengan tenaga masyarakat umum yang terlatih yang dilaksanakan sejak 2005 hingga kini sudah dilengkapi dengan tenaga medis.

Karena permintaan masyarakat akan pelayanan  prarumah sakit dan rujukan ini terus meningkat, maka diantapkan dengan program Danakesmas, di antaranya dengan menambah tenaga medis pada tim PSC BPBD dan mengikutkan Tiga Puskesmas Rawat inap 24 jam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr Luh Putu Sri Armini, M.Kes. mengatakan kini ada ada 5 tim yang tersebar di empat kecamatan yakni PSC Juanda di Renon, PSC Merpati di Denpasar Barat , Puskesmas 1 Denpasar Timur  Jl. Pucuk, Puskesmas 4 Denpasar Selatan di Jl. Pulau Moyo dan Puskesmas Pembantu Dauh Puri Pekambingan Jl. Pulau Buru. 

Program ini dimantapkan lagi dengan kerja sama antara Dinas Kesehatan, BPBD (Pusdalop dan PSC),dan Kominfo. Kominfo melengapi dengan perangkat aplikasi program yang terdiri dari TV, komputer, WiFi dan Tab di kelima tempat .

Operator di Pusdalop Kota Denpasar (berlokasi di Renon) bakal menerima keluhan dari masyarakat kemudian mengkoordinasikan tim yang harus menuju TKP sesuai dengan kedekatan lokasi.

Armini menjelaskan alurnya sebagai berikut masyarakat/pasien/keluarga menelepon ke 112 atau  223333, diterima oleh operator Pusdalop, kemudian menghubungi dengan menelpon/dengan radio komunikasi salah satu dari 5 armada Damakesmas terdekat dengan lokasi .

 Tim yang menerima info dari Pusdalop segera berangkat, membawa Tab dan mencari lokasi dengan Goolge Map. Setelah ketemu TKP dan pasien segera memberikan tindakan dan membuat laporan.

Ruang lingkup kedua adalah memantapkan Program Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) yang sudah berjalan sebelumnya dilakukan oleh 11 puskesmas di Kota Denpasar. Kegiatan yang dilakukan kunjungan rumah pada masyarakat yang sakit yang memerlukan perawatan lebih intensif di rumah sesuai dengan kriteria kasus.

“Dalam program Damakesmas lebih dimantapkan dengan proaktif melakukan kunjungan rumah dan sudah ditambah petugas khusus untuk Perkesmas yang telah mendapat pelatihan selama 5 hari di BPKKTK,” katanya.

Kata dia tujuan program Perkesmas untuk meningkatkan kemandirian individu,  keluarga, kelompok/masyarakat (risti/ rawan kesehatan) untuk mengatasi masalah kesehatan/keperawatannya  sehingga tercapai derajad kesehatan  masyarakat yang optimal.

Kegiatannya berupa kunjungan rumah untuk kasus yang sudah didata dan dijadwalkan oleh  Puskesmas  dan hasil dari kunjungan rumah 12 Indikator  yang harus diintervensi secara berkesinambungan. Kinerja program Damaskesmas dengan Pelayanan Gawat Darurat dan Perkesmas akan dievaluasi dengan merujuk pencapaian SPM di bidang kesehatan.