Menpar Buka BritAma SVF, Puji Pertumbuhan Pariwisata Bali

Rabu, 09 Agustus 2017 : 23.00

Dari kiri ke kanan: Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Direktur Konsumer Bank BRI Randi Anto, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Ketua BritAma SVF Ida Bagus Gede Sidharta Putra menghunus keris menandai pembukaan BritAma Sanur Village Festival, Rabu (9/8/2017). 
inibali.com, DENPASAR—Menteri Pariwisata‎ Arief Yahya memuji pertumbuhan pariwisata Bali yang mencapai 23% atau tertinggi di Indonesia dan menyebut Sanur sebagai model terbaik pariwisata berbasis komunitas.

Arief Yahya mengatakan kerap mengirim para pemangku kepentingan dari daerah lain untuk belajar ke Sanur tentang membangun pariwisata berbasis komunitas (community based tourism).

"Sanur menjadi inspirasi dan percontohan bagi destinasi wisata daerah lain," katanya saat membuka Sanur Village Festival XII, Rabu (9/8/2017) malam.

Dia juga mengapresiasi prestasi Bali yang oleh Trip Advisor dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik di dunia, mengalahkan London yang berada di urutan kedua. Pertumbuhan pariwisata di Bali mencapai 23% termasuk yang tinggi di kawasan ASEAN, di bawah Vietnam yang mencatat 24%. Tahun ini Bali ditarget mampu menghadirkan 6 juta wisatawan mancanegara.

‎Randi Anto, Direktur Konsumer PT BRI (Persero) mengatakan bank pelat merah itu telah tujuh kali berpartisipasi di SVF yang konsisten mengangkat budaya lokal dan pelaku UMKM yang merupakan salah satu fokus garapan BRI.

Dia menyebut dalam festival ini terdapat 30 UKM binaan BRI yang ikut memamerkan produk. "Kami mencoba memfasilitasi program pemerintah yang mencanangkan gerakan transaksi nontunai. Di festival ini BRI ikut memasyarakatkanya melalui penggunaan uang elektronik BRI yaitu Brizzi," katanya.

Randi menambahkan BRI juga siap menyukseskan penerapan transaksi nontunai di seluruh gerbang tol mulai 1 Oktober mendatang.

Ketua Umum BritAma SVF Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan ‎sebanyak 140 stan UMKM ikut mabil bagian dalam festival.

"Selama 12 kali festival kami tidak hanya mempromosikan kepariwisataan Sanur, tetapi juga mendorong ekonomi kreatif untuk tumbuh bersama," katanya.

Festival berlangsung selama lima hari dan akan berakhir pada Minggu (13/8).(wan)