GM Bandara Ngurah Rai, Tindak Calo Berseragam

Kamis, 04 Agustus 2016 : 21.14

GM AP I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi berjanji tindak calo berseragam, Kamis (4/8/2016) di Hotel Patrajasa saat acara Sertijab.

BADUNG (inibali.com) - Calo tiket di bandara masih saja beroperasi. Sejumlah pihak menuding keberadaan calo ini tak lepas dari peran orang dalam. Orang nomer satu di Bandara I Gusti Ngurah Rai pun siap menabuh perang dengan calo dan oknum pegawai.

General Manager (GM) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, Kamis (4/8/2016) usai Sertijab menggantikan Trikora Harjo, di Hotel Patrajasa menyatakan mustahil masalah calo bisa hilang di Bandara Ngurah Rai. Pihaknya berkomitmen akan terus berupaya mengurangi percaloan yang ada di Bandara Terbaik ke-3 di dunia tersebut. "Dimana pun pasti ada calo. Kita berusaha memberitahu teman-teman kita ada sesuatu aturan dibuat untuk kenyamanan kepada pengguna jasa komponen calo itukan mencari rejeki," ucap Yanus.

Yanus yang juga pernah menjabat sebagai GM Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Juanda Surabaya itu tidak membantah jika masalah percaloan dimana-mana pasti ada. Pihak bandara tak mungkin memberantas calo sendiri. "Mustahil calo akan hilang, tanpa didukung komponen penumpang itu sendiri," ungkapnya.

Yanus menegaskan tidak bisa memberi janji jika bandara bebas calo 100 persen. "Kalau saya menjanjikan calo tidak ada itu sesuatu yang mustahil. Saya hanya bisa mengurangi, kalau membuat tidak ada itu tidak mungkin. Makanya, ayo kita memberikan pencerahan kepada penumpang jangan menggunakan calo dalam membeli tiket," pintanya.

Terkait adanya calo berseragam atau pegawai yang nyambi jadi calo, Yanus mengaku jika memang terbukti ada calo berseragam maka dia tak segan-segan menindaknya tanpa toleransi. "Tidak ada toleransi kalau itu terbukti pegawai tak suruh milih aja, mau jadi calo dengan sanksi atau ikuti aturan. Pembiaran itu susah kita ketahui, kalau ketahuan ya bagi saya tidak ada ampun," ancamnya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Yanus, ratusan CCTV telah dipasang oleh pihak bandara. Meski begitu, rupanya pengamanan CCTV tersebut tak mampu menghilangkan prakter kotor percaloan yang ada di Bandara Ngurah Rai. (wid)