Denpasar & Semarang Kerja Sama Majukan Kinerja UMKM

Kamis, 17 Desember 2015 : 09.56

Kerajinan kain endek yang kian banyak diserap konsumen.
DENPASAR (inibali.com) - Pemkot Denpasar dan Pemkot Semarang, Jawa Tengah, melakukan kerja sama di bidang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai upaya mempercepat peningkatan perekonomian.

Kesepakatan ini dilakukan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kota Denpasar yang diwakili Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Denpasar Dewa Made Ariawan dan Pemerintah Kota Semarang diwakili Asisten III Tomy Yarmawan Said, Rabu (16/12/2015).

Kabag Kerja Sama Setda Kota Denpasar Dewa Made Ariwan mengatakan penandatanganan nota kesepahaman itu bertujuan meningkatkan kerja sama, khususnya dalam mempercepat pembangunan di Kota Denpasar dan Kota Semarang.

Ada beberapa kesepakatan yang akan dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Semarang melakukan kerja sama penguatan dalam bidang UMKM yakni peningkatan produk kreatif.

Hal tersebut tidak terlepas dari perkembangan UMKM Kota Semarang yang terus menggeliat, sehingga kerja sama ini nantinya mampu lebih meningkatkan produktivitas UMKM yang ada. Dalam penandatangan kesepahaman ini juga dilakukan kerja sama dalam bidang penataan tata ruang wilayah.

Dari kerja sama tersebut dapat memberikan program-program yang baik kepada masyarakat, tidak saja sebatas dalam peningkatan UMKM dan tata ruang, namun juga dapat melakukan kerja sama dibidang kesehatan dan pendidikan maupun kegiatan dibidang sosial lainnya.

Dikatakan data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar tercatat 11.575 unit dengan jumlah 60 persen bergerak di usaha mikro.

"Dari jumlah UMKM ini serta kerja sama yang telah dilakukan diharapkan memberi dampak positif dalam penyerapan tenaga kerja di setiap daerah," ujarnya.

Sementara Asisten III Pemerintah Kota Semarang Tomy Yarmawan Said mengatakan penandatanganan kesepakatan kerja sama tersebut menjadi media strategis guna membuka peluang pasar yang prospektif di masing-masing wilayah.

Di bidang kerajinan (UMKM) tercatat pertumbuhan setiap tahunnya cukup signifikan mencapai 2,38% yang didominasi usaha dibidang perdagangan dan industri. Di tahun 2014, jumlah UMKM mencapai 11.585 dan mampu menyerap lebih kurang 18.000 tenaga kerja.

Dari tindak lanjut kerja sama ini Pemerintah Kota Semarang siap memfasilitasi kemudahan keikutsertaan Pemerintah Kota Denpasar dalam setiap pameran yang di selenggarakan.

"Dengan kerja sama dan pameran kedua pemerintah daerah ini juga menghadirkan UMKM masing-masing, sehingga dapat langsung bertatap muka dan mempertegas kerja sama yang dilakukan dibidang UMKM," katanya.