OJK BALI: Aset Perbankan Triwulan III 2015 Naik 8,1%

Senin, 16 November 2015 : 08.52

DENPASAR (inibali.com): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali mencatat aset perbankan di daerah setempat melonjak pada triwulan III 2015 sebanyak 8,1%.

Kepala OJK Bali Zulmi mengatakan pertumbuhan aset perbankan meningkat 8,1% dibandingkan triwulan II yang hanya 4,3%.

“Total aset perbankan hingga September 2015 mencapai Rp103 triliun yang dicatatkan selama sembilan bulan atau year to date mulai 31 Desember 2014 hingga September ini,” katanya, Minggu (15/11/2015).

Di merinci persentase total aset perbankan di Bali yang paling besar dimiliki oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali sebesar 21,1% dari Rp17,1 triliun menjadi Rp20,7 triliun.

Jika ditinjau dari nominal, aset bank BUMN mencapai Rp34,1 triliun atau melonjak 2,76% dari aset sebelumnya mencapai Rp33,8 triliun.

Sedangkan aset Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Bali mencapai Rp10,7 triliun atau naik 12,39% dari aset sebelumnya yang mencapai Rp9,52 triliun.

Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan juga mengalami kenaikan sebesar 8,65% menjadi Rp83,03 triliun.

DPK tumbuh paling tinggi, lanjut Zulmi juga terjadi di BPD Bali sebesar 32% dari Rp12,9 trilun menjadi Rp17 triliun.

Bank Umum atau bank BUMN tumbuh 3,05%, dan BPR tumbuh 9,71% dari Rp5,9 triliun menjadi Rp6,4 triliun.

Komponen DPK itu, kata dia, yang mengalami peningkatan di antaranya giro sebesar 25,3% menjadi Rp15 triliun, deposito sebesar 12,6% menjadi Rp32,09 triliun.


"Sedangkan tabungan menurun menjadi Rp35,9 triliun atau sebesar 0,05%," ujarnya.(Antara)