Embrio Awal Bali Karnaval 2015

Kamis, 19 November 2015 : 17.37




MANGUPURA(inibali.com)- Ajang Badung Internasional Wedding & Honeymoon Festival dan Bali Karnaval digelar di Kuta, menjadi embrio awal untuk Bali memiliki even berbeda dari festival yang sudah ada.

Terlibatnya AKARI ( Asosiasi Karnaval Indonesia )Bali, menyajikan talent berbakat dari para creator muda Bali yang disandingkan dengan peragaan busana wedding tersebut, di Beach Walk Kuta.

Pada malam pembukaan akhir pekan lalu, Akari Bali menyuguhkan tari pembuka yaitu Tarian Pertiwi Jati garapan  Pancer Langit Bali dan Penggak Men Mersi, dan ditutup tari Kama Sutra. Even yang digagas bersama Badan Promosi Pariwisata (BPPD) Kabupaten Badung tersebut  juga menyertakan para duta karnaval  dari luar Bali, diantaranya Semarang, Palembang hingga India.

Malam itu,  panggung berukuran 2 x 6 meter itu menampilkan fashion atau parade busana pernikahan ala Bali yakni busana khas dari 8 kabupaten dan 1 Kota di Bali, serta busana pernikahan dari sejumlah konsulat jenderal (konjen) kedutaan negara sahabat di Bali, diantaranya India, Meksiko dan sebagainya.

“Bali Karnaval yang baru kita gagas pertama kali ini, bermodalkan ngayah dan jengah bisa berjalan semarak dan memuaskan, hadirnya para talen muda tidak saja dari Bali, sejumlah daerah memberi dukungan support untuk ikut menyemarakan kegiatan ini,” jelas Ketua Akari Bali yang juga Ketua Palaksana Nyoman Sarjana didampingi Sekretarsi Akari Made Mendra.

Dikatakan, keterlibatan para pengisi acara yang menjadikan Bali Karnaval ini kian berwarna, dan kita harapkan menjadi  langkah lebih serius di masa mendatang sebagai even berskala internasional. “  Kita harapkan kedepan dukungan pemerintah dan para stake holder lainnya bisa terlibat dalam agenda kreatif ini untuk meningkatkan dan mengangkat potensi para creator seni yang ada di seluruh  Bali,” ucap Sarjana.

Hal senada disampaikan Made Mendra, yeng menyebutkan ajang Bali Karnaval ini bisa menjadi ajang besar, dan Bali memiliki destinasi even baru. “ Selain Bali kini menjadi destinasi wedding dunia, kita tawarkan sebuah kegiatan karnaval budaya yang dikolaborasikan antara wedding dan kreatifitas dari para talen muda di Bali yang lebih besar lagi,” ucap Mendra.

Kolaborasi dengan weding festival menjadi warna baru bagi kegiatan ini. Seperti banyaknya costum wedding yang ada di Bali,  terdapat  9 corak costum wedding yang  berbeda sesuai jumlah kota dan kabupaten. "Costum karnaval ini sangat menarik, tentunya akan berbeda dengan karnaval yang lain ditambah sajian kreatifitas yang akan mengangkat potensi daerah dan kegiatan ini mendapat dukungan Pemda Badung, Propinsi dan kementerian pariwisata,”  jelasnya. (*)