BTDC Sabet Super Platinum THK Awards

Senin, 30 November 2015 : 14.07

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer menerima penghargaan Super Platinum THK Awards yang diserahkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

DENPASAR – Komitmen manajemen Bali Tourism Development Corporation (BTDC) terhadap lingkungan dan budaya tak pernah surut. BUMN pengelola kawasan wisata Nusa Dua ini, akhir pekan lalu menyabet predikat penghargaan Super Platinum dalam ajang Tri Hita Karana (THK) Awards. Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Jumat (27/11/2015) di Art Centre. Bukan hanya THK Award,  BTDC pun sering menyabet penghargaan lingkungan dari lembaga internasional seperti Green Globe.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer, Senin (30/11/2015), berterima kasih atas penghargaan Super Platinum THK Awards yang diselenggarakan oleh Yayasan Tri Hita Karana.

“Penghargaan untuk BTDC ini akan kami jadikan sebagai pemacu untuk mengedepankan kelestarian lingkungan dalam pengelolaan kawasan Nusa Dua, termasuk pengembangan kawasan Bali Utara dan Mandalika nantinya," ujar Abdulbar.

Kendati dirinya baru masuk dalam holding perusahaan pariwisata milik pemerintah (ITDC), namun ia sudah yakin dengan komitmen BTDC terhadap lingkungan dan budaya Bali. “Sejak didirikan BTDC selalu komit terhadap lingkungan dan budaya. Bahkan BTDC ini akan menjadi percontohan dalam pengembangan kawasan wisata lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Saat ini ITDC mendapat mandat pengembangan kawasan wisata di sejumlah daerah seperti di Lombok (Mandalika). Sementara untuk di Bali Utara pihak ITDC berencana membangun kawasan wisata seluas 600 hektar. Pihaknya pun sudah berbicara dengan pemerintah propinsi sang pemilik lahan. “Namanya pun akan tetap menggunakan nama BTDC. Namun tentu tidak akan mengkopi konsep BTDC Nusa Dua karena Bali Utara memiliki kekhasan sendiri,” katanya.

Ketua Yayasan Tri Hita Karana I Gusti Ngurah Wisnu Wardana menyatakan penghargaan ini merupakan upaya partisipasi dari pelaku pariwisata dalam mewujudkan pembangunan Bali yang berkelanjutan dengan mengedepankan prisnsip harmoni dan keberlanjutan yang dijiwai oleh nilai-nilai religius dalam falsafah Tri Hita Karana.

Peserta Tri Hita Karana Award sebanyak 155 hotel berbintang, pemerintah, kampus perguruan tinggi, daerah tujuan wisata dan sekolah. Dari 155 peserta tersebut, 7 hotel dinyatakan belum layak untuk diberikann awards dan sisanya berjumlah 148 peserta berhak menerima awards yang terdiri dari 1 peserta meraih Bronze, 7 peserta Silver, 61  peserta Gold, 42 peserta Medali Emerald, dan 12 peserta meraih  Medali Platinum serta 15 peserta meraih Platinum.

Di tahun ini juga diberikan penghargaan Super Platinum yang diserahkan langsung oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan berhasil diraih oleh 10 peserta yakni Matahari Beach Resort & Spa, Melia bali Hotel, Patra Jasa Bali Resort & Villas, Nusa Dua Beach Hotel & Spa, Sol Beach House Benoa, The Laguna A Luxury Collection Resort & Spa Nusa Dua, The St. Regis Bali Resort, Wapa di Uma Resort & Spa, Hotel Grya Santrian Sanur, dan Daerah Tujuan Wisata Bali Tourism Development Center (BTDC) Nusa Dua. *(wid)